Kelelahan hati semakin menjadi
Tak kurasa kini api yang menyala
Pembakar lentera jiwa mati
Padam

Oh Tuhan
Baik sangkaku selalu untukMu
Hidupku untukMu, penuh cinta selaksa kalbu
Tlah ku putus itu dalam piihanku
Tapi ternyata ku tak sekuat yang kukira
Seperti lupa, bahwa ku manusia biasa
Hai Padam…
Telah kusiapkan bara
Telah kudatangkan pelita
Ayo menyalalah…
Biar terang benderang datang
Agar jiwa kembali tenang
Supaya hati lagi riang
Lepaslah, wahai awan kelam di langit cita
Maafkan aku, Tuhan…
Atas sedang tak berdaya nya aku
Atas rinduku yang terasa abu
Ku hanya ingin tidur berselimut belaianMu
Bangun bertenagakan energiMu
Hidup sebagaimana khalifahMu
Maka kasihanilah aku…
Tuhan…
