Jalan raya dan etika, masih ada ga ya?
Filed Under (Curah Pikiran) by iasaca on 30-12-2010
Tagged Under : uneg-uneg, jalan raya, etika berkendara, diskusi
Saya ga tau mesti mengadu kemana soal ini, jadi daripada bingung, mendingan menulis tentang ini disini saja..hehe…(berharap ada pihak yang berwenang atau at least peduli hal yang sama, mau membaca tulisan ini)
Tentang etika di jalan raya…sungguh saya SANGAT prihatin!
Sudah hampir tiga minggu saya berada di rumah orang tua saya untuk berlibur. Selama itu pula saya mengamati pola tingkah para pengguna jalan saat berkendara ataupun berjalan kaki.
Hasil pengamatan saya singkat saja : PARAH!

Bukan karena saya tidak mengendarai motor jika saya bilang saya sangat kesal dengan para motorist ini (halah..istilah ngarang :p). Entah hanya di kota ini, tapi saya pikir mereka sering tidak menghargai pengguna jalan yang lain.
Ini dia list nya yang bikin saya angguk-angguk eh, geleng-geleng kepala berdecak…ckckck!
1. Suka pindah jalur seenaknya (emangnya lagi di lintas balapan yang berliku gitu ya?).
Saya kerap menemukan ini. Begitu jelas ada mobil yang datang dari arah berlawanan, tapi tetap saja ada pengendara motor yang mengambil jalur orang lain. Ga takut celaka atau sengaja memaksa mobil untuk mengalah atau gimana sih? *ga habis pikir saya*
2. Memotong dari arah kiri mobil
Hmm, kasus ini pernah dialami oleh teman saya…saat itu mobilnya akan belok di tikungan ke kiri saat tiba-tiba wuzz…seekor motor nyelonong dari arah kiri!!! walhasil, tersenggol lah itu motor oleh mobilnya hingga berakibat pengendara motor mesti dirawat di rumah sakit…
3. Parkir sembarangan di pinggir jalan (kurang menepi mas!)…mana kanan kiri diisi semua lagi! udah tau jalannya sempit..waks!
4. Pejalan kaki seolah tak punya tempat dan hak lagi di jalan… (kasihannya!)
Coba ya, mereka ini mau menyebrang jalan…saat para mobil sudah berhenti mempersilahkan pejalan kaki menyebrang, eh yang naek motor tiba- tiba lewat aja, ga mau ikutan berhenti! Terkadang karena ketutup mobil di depannya, bisa saja si penyebrang jalan tadi celaka dibuatnya! Serius lho, dosen saya malah bilang kalau beliau memilih untuk jalan terus saja dengan mobilnya daripada berhenti dan menyebabkan hal seperti ini terjadi.
5. Naek motor sambil sms an or telponan? O M G!!! gilakah apa??? mbok ya berenti dulu apa salahnya sih? T_T
6. Naek motor sambil ngobrol…hiyaaaa! keakraban yang salah tempat ini mah…
Iya…saya sadar, pengendara mobil juga pasti ada salahnya. Tapi setau saya mereka cenderung mengalah dengan pengendara motor dikarenakan jika ada kecelakaan antar keduanya, biasanya pihak TERSALAHnya pastilah pengendara mobil…so, mau ga mau mobiler (istilah ngaco lagi! :p) harus waspada terhadap motorist!
Atau ada yang mau membuat list ‘dosa’ para mobiler? hehe..silahkan! (buat instropeksi mereka juga)
Nah, itu dulu deh kayaknya…saya minta maap jika ada yang tersinggung dengan tulisan ini…ini cuma uneg-uneg dengan tujuan buat evaluasi semata, mencoba mencari tau apa yang salah dan bagaimana solusinya…sharing, itu saja, temans!
ok deh…damai ya! ^_^Y
