“Malam ini..malam terakhir untuk kita…”

Filed Under (Life Moment) by iasaca on 11-11-2010

Tagged Under : , , , , , ,

“Malam ini malam terakhir untuk kita…” Begitu kira-kira kata bang Rhoma..dangdut banget ya? hehehe..

Tapi yup..
Ini memang malam terakhir buat saya dan seorang sahabat yang akan melepas lajangnya besok pagi..
(hiks, i really wish i could be there tomorrow) :((

Serius, saya sedih!
Saya sudah punya list nama-nama sahabat yang SEBISA MUNGKIN akan saya datangi hari pernikahannya…salah satunya ya, beliau ini:

MBAK NOBI

a5769-12

(lha, kok nobita nya doraemon siy? wexixixi…)

Tapi memang itulah panggilan kesayangan kami untuknya…Mbak Nobi!
Dan esok pagi dia akan menikah, dengan laki-laki yang insyaAllah baik (AMIN) karena saya tau mbk nobi orang yang baik.

Mau bukti kenapa saya bilang begitu? :D
Well, karena proses hingga akhirnya beliau menikah ini terbilang cepat…takes about 3 months!

Apa hubungannya? :D

Begini,
Setau saya, mbk nobi orang yang tidak mau pacaran.
Kalo mau serius untuk menikah, ya ikuti aturan main yang sudah ditetapkan oleh agama.
Artinya, perkenalan dengan laki-laki yang berniat baik adalah dalam rangka KEBAIKAN dan KEPENTINGAN untuk tujuan pernikahan. Bukan untuk have fun!

Tentunya…rangkaian perkenalan tersebut hanya berisi HAL-HAL yang MENDASAR dan PENTING untuk modal berumah tangga.

Apa saja itu?

Simpel, lihat agamanya, akhlaknya, sifat dan wataknya serta keluarganya…

Emang cukup perkenalan singkat?

Pasti ada yang bertanya begitu…ya kan ya kan? :D

Hmm…Pernah denger kalimat ini ga?

“Pernikahan adalah PROSES mengenali pasangan SETIAP HARI…karena anda akan selalu menemukan hal-hal baru dari pasangan anda dan mencoba belajar darinya…”

Ketika mengetahui ini, saya jadi ga heran…kenapa orang yang pacaran bertahun-tahun tidak menjamin kelanggengan sebuah pernikahan.
Bahkan, banyak yang menikah bukan dengan pacarnya, melainkan dengan ‘pendatang baru’ (banyak kejadian lho) :D

So, balik lagi ke mbk nobi tadi…
InsyaAllah beliau orang baik, sehingga dipertemukan dengan jodohnya dengan proses yang mudah dan insyaAllah barokah (amin).

Dan sekali lagi, saya sedih…
Inginnya saya malam ini merayakan PESTA GADIS dengannya, menyaksikan akad nikahnya live…dan memeluknya saat akad itu selesai.

Tapi apa daya, Allah punya rencana lain.
Saya hanya bisa kirim doa dari sini :

Baarakallahu lakum mbk nobi…
Semoga menjadi rumah tangga sakinah mawaddah warahmah
Dikaruniai anak-anak yang soleh, sehat, cerdas, membanggakan orang tua dan agama nya saat dewasa kelak

Amin ya Allah…

With love,

adikmu ^__^

(@my kostan before go to sleep..sambil mereview yang telah kita lewati bersama…i will gonna miss our moments, mbk! :) )

Film ‘Eat, Pray, Love’…inspiring OR boring?

Filed Under (Curah Pikiran, movies) by iasaca on 16-10-2010

Tagged Under : , , , , , ,

Saya baru saja menonton film Julia Robert (JR) yang terbaru : “Eat Pray Love”. Dan saya sudah tidak sabar untuk menulis tentang itu di blog ini…(hm, kenapa ya?)

eat-pray-love

Kesan awal saya setelah menonton film ini : It is a good movie!
But my 3 others frens said : Boring! (nah,lho?)

Saya punya alasan klasik kenapa saya suka film ini..but it’s true though, the facts are there…in the movie!

Fact 1 : Penyajian scene-scene nya BERBEDA.

Saya suka cara sutradara menentukan angle pengambilan gambarnya.
Misalnya, di adegan Liz (JR) masuk dan keluar dari rumah Ketut Liyer (sang Dukun di Bali). Meski setting lokasi sempit, gambar yang ter-capture indah dengan angle yang tidak biasa. Atau saat kamera mengikuti jalannya mobil saat meninggalkan apartemen David, my mind said ‘it’s cool’!!!
Coba saja perhatikan jika anda berkesempatan nonton! :)

Fact 2 : Alur cerita yang juga BERBEDA.

Saya suka film. Dan menurut saya, film ini khas dalam menyajikan alurnya. Dua scene tapi disajikan secara bergantian dalam hitungan detik, membuat cerita lebih dinamis.
Contoh yang saya maksud, misalnya, saat adegan Liz bersama pengacaranya bertemu suaminya untuk membicarakan perceraian, yang diselang-seling adegan makan malam Liz bersama teman-temannya -yang mendengarkan cerita Liz tentang alotnya negosiasi perceraian yang sedang Liz perjuangkan.
Feel yang didapet : Enerjik!

Fact 3 : Kekuatan cerita

Ceritanya bagus, karena memang based on TRUE story, pengalaman hidup seorang Elizabeth Gilbert yang mencari keseimbangan hidup agar bahagia.
Perjalanannya ke Itali untuk puas-puasin makan, ke India untuk mencari Tuhan dan Bali untuk belajar mencintai lagi BUKAN lah sekedar cerita BASI meski tema nya BIASA.
Banyak quote-quote bagus dalam dialog sepanjang film ini (meskipun) saya pribadi akan menterjemahkannya ke dalam bahasa pemahaman sebagai seorang MUSLIM.

Well, poinnya sama, bahwa: manusia itu harus hidup SEIMBANG.
Tubuh, pikiran dan hati, masing2 harus diberikan kebutuhan atau makanan atau haknya.

Dalam film ini, menurut saya, jawaban untuk tiga kebutuhan itu adalah makan, berdoa dan cinta. Dalam bahasa agama yang saya pahami, jawabannya adalah makan dan olahraga untuk TUBUH; belajar dan berpikir untuk AKAL; zikir dan kasih sayang untuk HATI.

Oya, Liz juga bertemu dengan orang-orang yang banyak memberikan pelajaran tentang hidup di ketiga tempat itu. Ada makna persahabatan dan kekeluargaan juga yang disampaikan dari film ini. Seperti tulisan Liz di email yang dikirimkan kepada sahabat-sahabatnya : ‘ketika kau berusaha mencari dirimu ke seluruh penjuru dunia dan kau menemukan orang-orang baru…itulah keluarga barumu’ (luvly!!!)

And finally, sebagai bonus dari ketiga fakta itu, alasan lain bagusnya film ini adalah:
saat mengikuti petualangan Liz, saya seperti diajak traveling ke tempat-tempat cantik dan terkenal di dunia sambil disuguhi aneka ragam budayanya. Itali dengan makanan, bahasa dan arsitektur indahnya; India dengan tradisi dan agama yang kental; serta Bali dengan its luvly Nature ofcos… (Isn’t it great??)

Nah, lengkaplah sudah film ini sehingga saya memberi nilai 9 untuknya. Tapi ga tau juga ya, kalo yang memerankan Liz bukan JR, would it be the same? hehe..
I think, itu juga faktor yang menjadikan film ini bagus…casting nya pass mantappp!!

So, what else? Sisi mana dari film ini yang bisa membuat anda BORED saat menontonnya?

Ayo, beri tau saya kalau anda punya jawabannya! (hehe..peace!!) :D

Ujian Cinta

Filed Under (Beautiful words, Curah Pikiran) by iasaca on 03-10-2010

Tagged Under : , , , , ,

Kemaren saya pasang status di Fesbuk seperti ini:
” Sahabat, cintamu sedang diuji seberapa kuat…padaNYA atau padanya? ”

sujud

Mengapa?
Karena saya ingin menyemangati seorang sohib yang baru saja memutuskan pacarnya dengan alasan ‘tidak ingin lagi pacaran’ (setelah 5 tahun berjalan putus sambung lho…)

So, kalau mau, ya menikah! biar hati tenang…atau jika tidak, ya selamat tinggal! Begitulah opsinya!

Well, sebetulnya dia sangat sedih memberi ultimatum demikian, saya tau itu! Dan saya (sangat) cemas bahwa ini hanya emosi sesaat seperti sebelum-sebelumnya yang sudah sering terjadi.

Saya yakin, pacarnya yang sudah hapal dengan aksi ini akan melakukan hal yang biasa dilakukan saat aksi ini kambuh : (hanya) menjauh sebentar sebelum kemudian kembali lagi seolah tidak terjadi apa-apa.

Saya prihatin dan ingin menyikapi hal ini sebagai dua hal:

Pertama, saya pikir ini fenomena umum dimana dalam sebuah hubungan, sering pihak perempuan meminta kejelasan soal hubungan yang dijalani sementara pihak laki-laki berpikir si perempuan tidak sabaran alias ‘kebelet nikah’… (ga sopan niy cowok yang begini! -__-’)

Well, terserah la ya dengan pikiran masing-masing orang BUT, perempuan emang kudu begitu! Bahkan, ini untuk kebaikannya sendiri di masa depan, insyaAllah!

Terlepas alasannya karena ego, harga diri, takut kepada Tuhan atau apapun itu:
You Should Do It, Girls!!!

Kalo ga…ya siap-siap aja makan hati, buang-buang waktu dan tenaga serta resah yang berkepanjangan…(hmm, sedikit lebay…tapi memang begitulah yang saya amati dari beberapa kasus)

Kedua, ini adalah ujian cinta.

Pernah dengar kalimat seperti ini ga: “Cinta Sejati hanyalah Cinta Ilahi” ?

Nah, bagi yang meyakini kebenaran kalimat tersebut, maka apa yang dilakukan oleh sahabatku itu bisa jadi sebagai salah satu bentuk UJIAN CINTA kepada Pencipta.

Kenapa?
Karena saat kita melakukan sesuatu semata-mata karena alasan keILAHIan meskipun konsekuensinya kehilangan sesuatu yang sangat disayangi, apalagi itu sebutannya SELAIN pembuktian CINTA kepada
TUHAN?

Jika ada yang tidak sependapat dengan tulisan ini, silahkan saja!
Itu hak asasi masing-masing kita, bukan? :D

Yang jelas, saya pernah menemukan sebuah QUOTE bagus. Kira-kira begini isinya:

” Cinta kepada Ilahi adalah cinta yang menawarkan kerinduan dengan sayap-sayap yang tak kan pernah patah…tak mengenal kecewa dan sakit hati. Yang ada hanyalah RINDU yang berbuah ketenangan hati yang bertambah-tambah… ”

Dan pengalaman hidup saya membuktikan: Quote ini tak terbantahkan! :-)

“Quando quando quando…”

Filed Under (Beautiful words) by iasaca on 22-08-2010

Tagged Under : , , ,

Pernah denger lagu yang judulnya “Quando quando quando?”

Sebelumnya, saya ga tertarik dengan lagu jadul ini…
Tapiiiiii….pas dinyanyiin sama Michael Buble, guess what?

Lagunya jadi cozy banget!
Romantisme nya dapet!
Dan jadi penasaran ama arti dari judulnya…hehe…

Maka, browsing lah, saya dan roommate geje, Alfi…pake google translate…
Dan pas nemu artinya, waks! kita berdua ngakak… =))

Ternyata oh ternyata, artinya cuma begini :

“Kapan, Kapan, Kapan…”

Hahaha…kirain apaaaaa… :p

michael-buble-it-s-time-album-art-32470

Tapi tapi tapi…liriknya layaklah buat saya dokumentasikan disini…siapa tau ada yang suka juga ama ini lagu…hehe…

INI DIA:

“Quando, Quando, Quando”
(feat. Nelly Furtado)

Tell me when will you be mine
Tell me quando quando quando
We can share a love divine
Please don’t make me wait again

When will you say yes to me
Tell me quando quando quando
You mean happiness to me
Oh my love please tell me when

Every moments a day
Every day seems a lifetime
Let me show you the way
To a joy beyond compare

I can’t wait a moment more
Tell me quando quando quando
Say its me that you adore
And then darling tell me when

Every moments a day
Every day seems a lifetime
Let me show you the way
To a joy beyond compare

I can’t wait a moment more
Tell me quando quando quando
Say its me that you adore
And then darling tell me when

Whoa lover tell me when
Oh darling tell me when
Oh come on tell me when
Yea tell me when

“Menjaga sebentuk cinta, untuk laki-laki pilihan itu…”

Filed Under (Curah Pikiran) by iasaca on 22-08-2010

Tagged Under : , , , , ,

Dulu saya pernah berjanji dalam hati, bahwa saya tidak akan mencintai siapapun, kecuali laki-laki yang kelak menjadi pendamping hidup saya…

Artinya, saya pantang jatuh cinta KECUALI pada orang yang NYATA-NYATA telah sah menjadi SUAMI saya…

valentine-calla-lily-flower-250

Faktanya?

Saya telah jatuh cinta tiga kali dan saat ini saya belum menikah…
(qaqaqaq…saya telah melanggar janji saya…maafkan aku, my future husband! ^_^ )

Dari sini saya belajar, hidup ini tidaklah se-ideal yang saya bayangkan : bertemu dan memilih seorang laki-laki yang tepat, menikah dengannya dan kemudian belajar mencintainya…

Karena ternyata, Allah ingin saya belajar banyak hal dalam hidup ini. Apa saja? Hmm…coba saya rinci satu-satu dulu…(ehm2)…

Pertama : belajar mengenal karakter makhluk yang bernama LAKI-LAKI

Saya pernah dengar, “kenalilah 9% saja dari semua tipe pria, maka anda sudah cukup bekal untuk menikah”

(Hmm…udah 9% belum ya? xixixi…)

Well, meskipun tidak (belum) pernah bertemu laki-laki brengsek,
tapi saya merasa lumayan sedikit taulah tentang jenis-jenis pria yang ada di muka bumi ini (haha, pede banget!!)

Then, apakah ini menjadikan saya sudah cukup bekal? Hmm…saya rasa tidak! Karena saya yakin bahwa setelah menikahpun saya akan belajar setiap hari untuk mengenal karakter orang yang menjadi pasangan saya nanti (begitu juga dia terhadap saya) sampai akhir hayat kami.

But, at least, dari hikmah yang pertama ini saya jadi punya info awal tentang makhluk adam, yang saya niscayai salah satunya akan menemani saya seumur hidup…(biar jadi cewek ga terlalu lugu, culun atau polos gitu deeeh…-yaelaaaah! qaqaqaq…)

Kedua : belajar arti MENCINTA

Saya sadar betapa egois dan keras kepalanya saya.
Karenanya, dari dulu saya tidak mau pacaran dengan alasan logis : “EMANG SIAPA ELO (suami bukan, saudara bukan) mesti gue pikirin segala?? ”

(sengak banget ya gue?…xixixi)

Walhasil, saya tidak pernah mengijinkan diri saya untuk punya pacar meskipun saya menyukai seseorang…
(selain memang saya tau dan mencoba memegang teguh bahwa tidak ada konsep PACARAN di dalam Islam).

Nah, setelah saya diijinkan Allah untuk jatuh cinta, saya belajar banyak hal dari 3 cinta yang pernah saya kenal, yang saya pikir bisa merubah sifat-sifat jelek saya sebelumnya (saya ga bisa cerita disini, so for the detail, please contact me soon… :p)

Ketiga : belajar IKHLAS dan BERSYUKUR

Yup, lagi-lagi soal DUA HAL BESAR ini…karena inilah inti HIDUP bagi saya.

Sejak kehilangan cinta yang pertama, saya belajar untuk menerima arti sebuah KEHILANGAN.

Betul : Sakit!

Belum pernah seumur hidup saya merasakan sakit yang seperti itu.

Selama sakit itu meradang, saya camkan di pikiran saya, bahwa saya sedang dipahat oleh Sang Pemahat…-memang sakit saat terkena pahatannya, tapi setelah selesai, akan jadi sebuah karya seni yang indah ^_^

Maka, seiring waktu berjalan, saya kuat-kuatkan diri dan… Alhamdulillah, saya merasa seperti bayi yang habis diimunisasi oleh Tuhan…merasa stronger than before untuk menatap hidup :-)

In short,
saya insyaAllah tidak menyesal telah melanggar janji saya di awal tadi…karena memang saya percaya itu semua sudah takdir Allah untuk kebaikan saya dalam menapaki hidup kedepannya.

Jadi untuk apa menyesal? Toh, titik tempat kita berdiri saat ini DIBANGUN dari rangkaian titik-titik yang kita lalui di masa lalu…

Bukan begitu? :-)

One of A Very Romantic Song ;P

Filed Under (Tak Berkategori) by iasaca on 01-11-2009

Tagged Under : ,

Salah satu sudut di Situ Patengan~Ciwidey

Salah satu sudut di Situ Patengan~Ciwidey

Dari judulnya aja niy….”i want to spend my lifetime loving you“….wuuu..merinding ga tuh?
Hehe..rada siy…secara lagunya juga memang diiringi orkestra dan diset untuk menjadi soundtrack film yang berlatar latin -dengan kisah heroik dan romance yang seru. Yup, it’s ZORRO! Pemainnya si ganteng and si cantik…hmm…hmm…siapa hayo???
(sebenarnya mau ngomongin film atau lagunya siy?hehe..)
Oke deh, ngomongin filmnya lain kali aja…Back to the song, it is really really really a very very romantic song….dari judulnya aja udah keliatan kan?yahe-eh lah… ^^
Okelah, ga perlu dibahas lagi kalo itu mah…yang jelas,pengen mengabadikan lirik lagunya aja disini…siapa tau buat yang baca, bisa mengungkapkan ini -atau menyanyikannya mungkin? ;)-kepada istri atau suaminya…. biar langgeng dan makin mesraya pak,bu? hehe..amiin…^_^
Oke, niy dia lirik lagunya..kalo mau MP3 nya, bisa di download di situs seperti www.4shared.com atau situs lainnya…selamat menikmati yaaa… ^_^

~I want to spend my lifetime loving you~

Moon so bright, night so fine,

Keep your heart here with mine

Lifes a dream we are dreaming

Race the moon, catch the wind,

Ride the night to the end,

Seize the day, stand up for the light

I want to spend my lifetime loving you

If that is all in life I ever do

Heroes rise, heroes fall,

Rise again, win it all,

In your heart, cant you feel the glory?

Through our joy, through our pain,

We can move worlds again

Take my hand, dance with me (dance with me)

I want to spend my lifetime loving you

If that is all in life I ever do

I will want nothing else to see me through

If I can spend my lifetime loving you

Though we know we will never come again

Where there is love, life begins

Over and over again

Save the night, save the day,

Save the love, come what may,

Love is worth everything we pay

I want to spend my lifetime loving loving you

If that is all in life I ever do

I want to spend my lifetime loving loving you

If that is all in life I ever do

I will want nothing else to see me through

If I can spend my lifetime loving you